Home

    Ohayou teman-teman  :) !! Kali ini Little akan menshare tentang puisi.Ya,benar,this’s my poem.Selain tulis-tulis cerita “samodel” cerpen,novelet,fanfic,dari yang terkategori sampai yang tak jelas sama sekali,dari yang nyata sampai yang fantasi uncanny (Little suka cerpen2 Danarto),a little bit lah aku suka juga dengan puisi.Meskipun puisi itu identik dengan “aturan-aturan” dan tradisional,sebenarnya puisi berantakanku ini lebih ke puisi kontemporer.Tergantung mood juga sih,kadang puisiku itu puisi konvensional dan kalau pikirannya gak jelas malah buat puisi yang aneh. He hee….🙂

Bagi teman-teman yang penasaran,silakan terus geserkan kursornya kebawah^^ sampai merasa bosan.Atau bagi yang sejak awal membaca judul sudah gatal untuk mengomentari puisi butut standar Little silakan isi saja kotak komentarnya,ayolah…jangan sungkan-sungkan….🙂 Atau sahabat blogger yang sangat membenci yang namanya puisi (mungkin ada ya?) disarankan untuk segera meninggalkan halaman ini sebelum anda memberikan flame telak pada karya kecil-kecilan ini sehingga adminpun dibuat pundung dan patah semangat.Mungkin disini masih ada artikel yang menarik bagi si pembenci puisi tersebut. *Si pembenci puisi : Gak Ada!!   TT_TT ternyata aku gagal menjadi seorang blogger *menyedekapkan kedua kaki dengan tangan dengan aura-aura kekecewaan mendalam …..~~~  *Si bukan pembenci puisi : Hey,Little kau terlalu berlebihan…Keep spirit friend ^^!!

SKIP

Pasti teman-teman bilang “mana puisinya Little? Dari tadi cuma kicau-kicau gak jelas.Huh,mendoukusai !” Ha ha…daripada banyak yang jadi Shikamaru dadakan *Shikamaru : huatchii!! ,Little mulai saja dengan puisi pertama,

~Hope you enjoy it !~

~Have Fun !~

~Tomato ^^~

~TBC…. *whatt??!!~

-Teman-

Malam ini datang padaku

Tapi langit tak nampak rembulan

Sebenarnya janji itu sudah busuk

Dulu sekali aku tertawa

Aku tak ingat dunia begitu menyenangkan

Satu hal membatu di ubun-ubun

Mematung manunggu ,menunggu malam bersinar-sinar

Malam ini datang kembali

Tapi langit begitu

Dan sebenarnya janji itu sudah busuk

Aku tak ingat kalau ada hal indah dulu

Satu hal bergemuruh,menggulung-gulung angin lalu

Dan malam ini datang kembali

Namun setitik cahaya itu nampak

Nampak sedikit kesal

Jemukah setelah melalui beberapa hari?

Bahkan aku tak ingat,berapa hari?

Dia tak meminggirkan bayangannya,menaungi menggelapi ruangku

Dingin,

Suara-suara itu selalu mengiringi oang yang mati

Darahku bagai dirinya yang tak mengalir lagi

Sebenarnya,janji itu benar-benar busuk

Tapi di kertas itu ia tulis,

Teman.

*Ini sebenarnya puisi galau…

-Kutukan-

Gemparlah langit dan bumi

Meneriaki sesosok wajah pendusta

Menghujam keras berbatu batu

Tatkala tiba tiada bergeming

Menuntun kata bermain mantra

Tampaklah ia berangin angin

Meninggi diri diatas menara

Kemarin lelaki kecil itu manis

Namun matahari enggan bersinar

Malam meneriaki tiada terima

Tapi,

bukankah matanya berwarna merah?

*Puisi ini memang horor,selain itu Little belum menemukan judul yang tepat untuknya.Teman-teman bersedia membantu? *ngarep

-Puisi Kucing Cinta 2-

Dimana kucing?

Kenapa tak kutemukan?

Ku lihat kucing?

Kucing?

Di depan ada kucing

Di belakang ada kucing

Dimanapun ada kucing

Tapi dimana kucing?

Kebingungan kucing mencari kucing

Mencari yang membacakan puisi

Untuk kucing

Untuk kucing?

*Saat pertama kali puisi kontemporer mode ini dibacakan di depan kelas memang membuat teman-temanku jawsdrop.Kalian juga? Come on,it is modern poem friends:mrgreen:  .Sebenarnya puisi ini sekuel dari Puisi Kucing Cinta.

-Puisi Kucing Cinta-

Memanah mata

menjulang rasa

kucing berada

Tatakala ditaman hati

kucing bagai mati

berani di diri

Tak hirau suara maya

khayal serta hanyut saya

kucing tak pandai

bunga bagai

hati kucing berandai

Khayal kemarin tatap kini

Indahkan luka hati

Meski tak nampak berani

lama berdiri

Ah,kucing cinta

Adi di mata pahit dirasa

tak urung lemah jua

*Sama seperti versi keduanya,puisi ini menjawsdropi teman-temanku termasuk guru bahasa Indonesiaku yang bilang puisiku unik… Kkk kkk     Dibawah puisi bahasa Inggris Little

-English Mid Semester-

I got pain in my English test so I really got pain

When the day was silent,when the day too  lonely

and I called as a poor day

At once I sat but I stand up

I know but I didn’t know

I can but I damn can’t

And I got it,I didn’t get it

Oh I got pain and what pity I’m

When I knew my bad mark

“What the hell is it?”

I learned so hard tonight,didn’t I?

Uhh…so can I,

burn the paper the result of that test?

*Blush-Puisi ini memang tugas dari my sensei dengan judul yang sama untuk sekelas mengenai hasil ulangan bahasa inggris-Blush  *Suara : jadi ini curcol Little? wk kkk…*smirk

:mrgreen:

:mrgreen:

:mrgreen:

Di bawah ini ada puisi konkret yang menarik,

-Drama Sebabak-

*Duhh..Little lupa siapa pengarangnya…gomen ne,*bungkuk-bungkuk

~ALIGATO yang baca sampai akhir~

~Tomato~

:mrgreen:

9 thoughts on “~My Poem~

  1. tra suka my poem, danarto karena juga bisa buat cerpen dan novel. akan dimasukan kedalam daftar idola tra. kebetulan tra gak ngerti puisi tapi suka syairnya. posting yang bagus little.

    • begitu lah puisi,kalo kita membuatnya berdasarkan paksaan memang susah,tapi kalau jiwa sudah bersama puisi pasti kita bisa menciptakan karya yang unik,hebat,gue banget,dll😀 thanks!

  2. kata lainnya panutan buat tra buat mengejar masa depan.😀 daftar idola tra banyak lo. seperti, patrick, kakasih, ben tenesen, presiden ri ke2, dll.

berkomentarlah...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s